Icip-icip Buah Rumbai

Buah rumbai itu diproduksi oleh pohon sagu Metroxylon sagu. Masyarakat awam lebih mafhum dengan manfaat daunnya sebagai materi atap: atap rumbia. Di Aceh, ketika buah rumbia masih gampang dijumpai dan dijajakan, ia acapkali menjadi buah tangan. Buah seolah-olah buah rotan itu terasa kelat jika disantap segar. Yang paling pas penyajiannya selain menjadi rujak juga diasinkan.
Siti Maemunah, warga Aceh yang menetap di Jakarta Timur menuturkan ketika ini buah rumbia tergolong langka. “Penyebab utama sebab alih fungsi lahan,” ujar pemerhati lingkungan itu. Sebab itu pula Siti menuturkan acapkali untuk menciptakan rujak sebagai subsitusi buah rumbai digunakan pisang muda. “Citarasa rujak terbaik tetap memerlukan buah rumbai,” ungkapnya pada bebeja.com.
Belum ada Komentar untuk "Icip-icip Buah Rumbai"
Posting Komentar